Do You Love Yourself… Unconditionally?

Carl Rogers Quotes

Suatu hari, saya ditanya, seperti apakah sosok manusia ideal menurut saya?

Saya berpikir cukup lama untuk itu, tetapi akhirnya saya dengan yakin menjawab: manusia yang mampu menerima dan mencintai dirinya apa adanya.

Manusia senantiasa memakai topeng dalam kehidupannya sehari-hari untuk ditampilkan dalam lingkungan. Kita merasa seolah diri kita tidak berharga dan sebisa mungkin membuat diri kita sesuai dengan keinginan orang lain, sehingga kita hanya seperti bersandiwara terhadap diri sendiri. Ketika lingkungan mulai tidak sesuai dengan harapan kita, baru kita terheran-heran: mengapa tidak ada orang yang mencintai saya? Baca lebih lanjut

Aduh, Buat Apa Sih Belajar Matematika?

OK, apakah ada di antara kamu yang tidak pernah mengatakan hal di atas di dalam hati? Tunjuk tangan saja deh, pasti kamu pernah memikirkan hal tersebut, saya juga kok :P. Meski saya sudah lulus SMA bertahun-tahun yang lalu, tapi saya masih ingat betapa bete-nya ketika harus memulai mata pelajaran matematika. Di antara kamu pasti pernah berpikir:

Buat apa sih belajar sudut-sudut, logaritma, dan teman-temannya yang menyebalkan itu? Yang penting kan bisa hitung uang!

rumus matematika

Rumus-rumus matematika yang pernah membuat kita frustrasi. Gambar via http://soulrebel83.deviantart.com/

Baca lebih lanjut

Udana 1:2 | Bodhi Sutta (Khotbah tentang Pencererahan yang Kedua)

Udana 1.2. Bodhi Sutta: Pencerahan (2)

Telah kudengar pada suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di Uruvelā di tepi sungai Nerañjarā di bawah pohon Bodhi – pohon pencerahan – baru tercerahkan. Dan pada kesempatan tersebut beliau duduk di bawah pohon Bodhi selama tujuh hari dalam satu sesi, merasakan kebahagiaan kebebasan. Kemudian, dengan berlalunya tujuh hari, setelah keluar dari konsentrasi tersebut, pada jaga kedua malam, beliau memberikan perhatian yang erat kepada kemunculan bergantungan dalam urutan terbalik,1 lalu:

Saat hal ini tidak ada, maka itu tidak ada.
Dari berhentinya ini, maka berhentilah itu. Baca lebih lanjut

Udana 1.1 | Bodhi Sutta (Khotbah tentang Pencerahan yang Pertama)

Postingan ini merupakan postingan pertama saya untuk penerjemahan Udana. Bagi teman-teman buddhis mungkin sudah mengetahui, Udana merupakan salah satu dari Tipitaka (kitab suci Agama Buddha), yang terangkum dalam Khuddaka Nikaya (bagi yang bingung, intinya kitab Udana ini kitab sucinya Agama Buddha).

Saya mencoba menerjemahkan Udana dari Bahasa Inggris. Terjemahan dari Bahasa Pali ke Bahasa Inggris sendiri dilakukan oleh Bhikkhu Thanissaro pada tahun 2012.

Semoga bermanfaat! Baca lebih lanjut

Selamat Tahun Baru 2015!

Ah, post kali ini terlambat sekali!

Mohon maaf karena sudah tanggal 12 Januari, saya justru baru membuat tulisan saya tentang tahun baru.

Ngomong-ngomong, bagaimana malam tahun baruan kalian?

Seperti biasa, tahun baru selalu diselingi dengan semangat dan harapan baru. Pada tahun ini juga, saya berharap dapat menemukan banyak hal-hal dan pengalaman baru. Biasanya sih, orang-orang mulai menulis resolusi tahun baru, yang biasanya tidak akan bertahan hingga 1 bulan kemudian.

Makanya, kalau bikin resolusi yang realistis dan “SMART” dong, jadi mudah dilaksanakan. Baca lebih lanjut

VPDS Family Day 2014

Selamat hari Ibu dan hari Natal, semuanya!

Pada tanggal 21 Desember kemarin – tepat 1 hari sebelum Hari Ibu versi Indonesia – Vihara Pluit Dharma Sukha mengadakan VPDS Family Day untuk merayakan Hari Ibu.

Kenapa Family Day? Alasannya simple, karena jika hanya dibuat perayaan hari Ibu, nanti Bapak-Bapak merasa tersisihkan. Soalnya itu hari Ibu, bukan hari Bapak. Kenapa gak rayain Hari Bapak juga, kan ada tanggalnya? Tar kebanyakan perayaannya :P

Perayaan hari Ibu (yang sekarang kami ubah menjadi VPDS Family Day ) di Vihara Pluit Dharma Sukha sebenarnya sudah menjadi kegiatan rutin yang diadakan oleh seksi pemuda (saya lebih suka menyebutnya dengan VPDS Youth sih, biar lebih “muda” aja) sejak tahun 2007. Misi dari kegiatan ini adalah untuk mengingatkan generasi muda akan peran orang tua di dalam keluarga. Dalam kegiatan ini, anak diajarkan (dan diwajibkan) menunjukkan rasa syukur dan bakti kepada orang tua. Jika tidak sanggup dilakukan setiap hari, minimal dapat dilakukan sehari dalam setahun; lumayan daripada tidak ada sama sekali :)

Nah, pada tahun ini, konsep perayaan hari Ibu kami rombak besar-besaran. Mulai dari mengubah judul acara dari Perayaan Hari Ibu menjadi VPDS Family Day, hingga mengubah konsep kegiatan dari ceramah biasa menjadi Talkshow. Baca lebih lanjut