Charles Spearman dan Teori Dua Faktor

charles spearman

Charles Edward Spearman lahir pada tanggal 10 September 1863 di London. Charles Spearman adalah anak laki-laki kedua dari bangsawan Alexander Young Spearman. Anak tertua Alexander tidak mewarisi gelar bangsawannya karena meninggal dunia pada usia 33 tahun (1865), sehingga Charles menjadi anak tertua dari Alexander selanjutnya. Ibunya, Louisa Ann Caroline Amelia Spearman menikahi Herry Harrington Molyneux-Seel pada tahun 1870. Namun pada tahun 1882, ibunya hidup menjanda. Pada tahun 1901, Charles Spearman menikahi Fanny Aikman. Mereka memiliki empat anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Namun anak laki-lakinya meninggal saat perang dunia pertama.

Spearman menghabiskan seperempat hidupnya di Angkatan Darat Inggris sejak tahun 1883. Ia pernah menjadi pejabat di Burma dan Boer Wars, kemudian mengundurkan diri untuk mempelajari psikologi. Pendidikan psikologinya dimulai pada tahun 1897. Meskipun menemui beberapa kesulitan (karena dipanggil kembali sebagai tentara selama Perang Afrika Selatan), pada akhirnya ia memeroleh gelar doktor psikologi eksperimen pada tahun 1906. Pada saat itu ia sudah menerbitkan makalah tentang analisis faktor inteligensinya di tahun 1904.

Usai pendidikannya, Spearman bekerjasama dengan Oswald Kaulpe di Universitas Waurzburg; dan juga bekerjasama dengan Georg Elias Mauller di Universitas Gaottingen. Psikolog berkebangsaan Inggris, William McDougall sangat terkesan dengan Spearman, sehingga ia meminta Spearman untuk menjadi penggantinya di University College di London. Awalnya, ia hanya memberikan kuliah dan menjadi kepala dari laboratorium psikologi yang kecil. Pada tahun 1911, ia diangkat menjadi profesor dalam bidang filsafat pikiran dan logika oleh University College. Gelarnya berubah menjadi profesor psikologi ketika departemen psikologi telah berdiri sendiri pada tahun 1928. Spearman pensiun pada usia 1931.

Ketika Spearman terpilih menjadi anggota Royal Society pada tahun 1924, ia telah membuat banyak penelitian dalam psikologi eksperimental. Banyak makalah-makalah Spearman yang diterbitkan dan mencakup berbagai bidang, tetapi harus ditekankan bahwa ia adalah pionir dalam penerapan metode matematika untuk analisis pikiran manusia. Ia telah memberikan inspirasi dan penelitian bagi banyak murid. Salah satu prestasinya adalah ditemukannya faktor umum kecerdasan manusia (general factor) atau yang dikenal dengan faktor ”g”. Spearman sangat dipengaruhi oleh karya Francis Galton. Galton sendiri memang mahir dalam psikologi dan pengembangan korelasi, alat statistik utama yang digunakan oleh Spearman.

Dua psikolog terkenal yang belajar di bawah Spearman adalah Raymond Cattell dan David Wechsler. Lima orang lain yang dipengaruhi olehnya adalah Anne Anastasi, J. P. Guilford, Philip Vernon, Cyril Burt, dan Arthur Jensen. Spearman meninggal dunia pada tanggal 17 September 1945 di tempat yang sama dengan tempat kelahirannya, London.

Teori Dua Faktor

Menurut Spearman kecerdasan atau inteligensi ialah kemampuan umum untuk memahami hubungan atau korelasi. Spearman menyatakan bahwa kecakapan intelektual terdiri dari dua macam yang disebut sebagai teori dua faktor. Kedua faktor tersebut adalah:

(1) General ability atau faktor “g”

Faktor ini terdapat pada semua individu, tetapi berbeda satu dengan yang lainnya (mendasari semua perilaku orang). Faktor ini selalu didapati dalam semua performance. Karakteristik faktor “g”: (a) merupakan kemampuan umum yang dibawa sejak lahir, (b) bersifat konstan, (c) dipergunakan dalam setiap kegiatan individu, (d) jumlah faktor “g” setiap individu berbeda, dan (e) semakin besar jumlah “g” yang ada dalam diri seseorang, maka makin besar kemungkinan kesuksesan hidupnya.

(2) Special ability atau faktor “s”

Faktor ini merupakan faktor yang khusus mengenai bidang tertentu (berfungsi pada perilaku-perilaku khusus saja). Sehingga kalau faktor “s” seseorang dalam bidang tertentu dominan, maka orang itu akan menonjol dalam bidang tersebut. Faktor “s” mempunyai beberapa karakteristik, antara lain sebagai berikut: (a) dipelajari dandiperoleh dari lingkungan, (b) bervariasi dari kegiatan yang satu dengan lainnya dari individu yang sama, (c) jumlah muatan “s” pada tiap-tiap individu berbeda.

Spearman berpendapat bahwa faktor “g” itu tergantung kepada dasar, sedangkan faktor “s” dipengaruhi oleh pengalaman (lingkungan). Baik faktor “g” maupun faktor “s” bekerja bersama-sama sebagai suatu kesatuan. Spearman berpendapat bahwa kemampuan seseorang bertindak dalam setiap situasi sangat bergantung pada kemampuan umum maupun kemampuan khusus.

2 responses to “Charles Spearman dan Teori Dua Faktor

  1. Teori Intelegent nya mana kko ?

  2. Sumbernya dari mana min?

Yuk, Beri Komentar dan Berdiskusi di Sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s