Ekstrovert, Energi dari Luar Diri

Setelah saya post artikel tentang introvert, sekarang saya akan share tentang ekstrovert. Berbeda dengan introvert yang merasakan recharged saat sendirian atau sunyi, seorang yang ekstrovert merasa sangat bersemangat ketika berada di keramaian, apalagi kalau sampai menjadi pusat perhatian. Seorang ekstrovert akan merasa tersiksa jika diminta untuk melakukan aktivitas-aktivitas ‘tertutup’ seperti menulis, menyendiri, atau bermeditasi. Bisa jadi, sebuah pesta adalah sumber energi terbesar bagi seorang ekstrovert.

Jangan heran ketika melihat seseorang yang sudah bekerja selama 8 jam, lalu saat pulang masih menyempatkan diri bersama gerombolan temannya mengunjungi warung kopi atau cafe terdekat dan berhura-hura bersama-sama. Bagi kaum ekstrovert, kegiatan tersebut menambah energi baru bagi mereka. Bahkan pergi berpesta pora seusai bekerja seharian penuh pun akan menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi mereka!

Jika ada kenalan anda yang berbicara sangat keras sampai-sampai ujung ruangan pun terdengar (padahal kenalan anda berbicara dari ujung ruangan yang lain), bisa diduga bahwa ia adalah seorang ekstrovert. Ciri lainnya dari seorang ekstrovert adalah berbicara dengan impulsif atau cenderung ngomong dulu baru mikir. Mereka seolah seperti tidak perlu lagi berpikir dalam berbicara, sehingga terkesan sangat cepat atau cerewet. Hal ini wajar karena pada saat mereka berbicara dengan orang lain dan orang lain tersebut memerhatikannya, sang ekstrovert akan merasakan tambahan energi dalam dirinya. Dalam berhubungan jarak jauh, sang ekstrovert akan lebih menyukai menelepon langsung (jika sedang tidak sibuk) daripada mengirim SMS atau chatting.

Saat berbelanja, seorang ekstrovert akan terus bertanya kepada rekannya mengenai barang yang sedang ia lihat. Sebenarnya yang menjadi fokus dari ia adalah kebersamaan dengan orang lain, bukan pendapat orang tersebut tentang barang yang sedang ia sentuh. Bisa jadi, setelah bertanya mengenai barang-barang tersebut, ia akan keluar dari tempat perbelanjaan tersebut tanpa membeli apa-apa, karena ia merasa sudah puas dengan berbicara bersama orang-orang saja.

Betul jika seorang ekstrovert akan sangat mudah bergaul dengan orang baru. Berbeda dengan introvert yang cenderung terkesan pilih-pilih teman (hanya mau berjalan-jalan dengan orang yang sudah dekat), seorang ekstrovert mungkin saja pergi bersenang-senang dengan orang yang baru ia kenal beberapa menit yang lalu! Mereka tidak memedulikan makna orang tersebut bagi dirinya, yang penting adalah bertemu dengan orang lain dan bersosialisasi. Tetapi seorang ekstrovert bukannya tidak mungkin tiba-tiba menyendiri, karena tidak ada orang yang betul-betul 100% ekstrovert atau introvert. Bisa saja anda 60% introvert-40% ekstrovert atau 75% ekstrovert-25% introvert.

Untuk mengetahui anda seorang introvert atau ekstrovert, anda dapat melakukan assessment MBTI secara online. Kalau tidak salah, situsnya adalah humanmetrics(dot)org.

One response to “Ekstrovert, Energi dari Luar Diri

  1. like me thanks infonya

Yuk, Beri Komentar dan Berdiskusi di Sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s